Lirik Teman Bicara – Erra Fazira
Bukan sekali bukannya dua
Telah sering kita berjumpa
Belum pernah tertarik rasa
Kita sekadar kawan biasa
Aku kenali siapa dirimu
Kau pun tahu siapa diriku
Kerna engkau teman bicara
Antara kita tiada rahsia
Bukan sekali bukannya dua
Telah sering kita berjumpa
Belum pernah tertarik rasa
Kita sekadar kawan biasa
Aku kenali siapa dirimu
Kau pun tahu siapa diriku
Kerna engkau teman bicara
Antara kita tiada rahsia
Suatu ketika dahulu
Ku tersesat dalam hidup
iehingga muncul menjelma sayang kepadamu
Rupanya inilah cinta
Nikmatnya baru ku rasa
Tak terbayang bagaimana hidup jika kau tiada
Jika Kau Tiada
Pada siapa kan ku dendang syair cinta?
Dan dakapan mana harus ku bersandar
Meraih kasih yang ku perlu
Jika Kau Tiada
Wajah siapa harus ku tenung bila mencari ketenangan?
Arakian suara siapa kan membisikkan kata-kata cinta
Kadangkala aku rasa ingin luahkan segalanya
Rahsia yang tersimpa di dada sekian lama
Namun kelu terus membisu menatap wajahmu
Daku malu tapi tak mahu kehilanganmu
( 1 )
Ucapkanlah cinta
Ucapkan ku saja yang kau perlu setiap waktu
Sepanjang hayatmu
Ucapkan kau rindu
Daku yang kau mahu
Yang kau cari telah kau temui
Ku tidak tertahan lagi untuk ku mengaku cintamu
Dan kadangkala kita hanya sedar keindahannya
Apabila ia sudah tiada di depan mata
Tidak rela kulepaskan satu-satunya insan
Yang berikan ku segala makna kehidupan
( ulang 1 )
Andai daku kau terima lebih dari kawan biasa
Daku kan setia tak kubenarkan kau berairmata
Andai kau terima cintaku
Daku kan belaikan tanganmu
Di penghujung waktu kau dan aku di dunia
Setinggi seluas gunung dan lautan
Sejuta harapan dipertaruhkan
Beronak berliku jalan kulalui
Selagi berupaya kuteruskan
Alangkah sukarnya memadam bayangan masa silam
Di dalam keberanian terusik jua perasaan
Tidak hentinya memanjang dan semoga jiwa ini terus tabah
Sesungguhnya saat yang terindah hanyalah sementara
Yang terpahat di dalam diri hanya kenangan dan nestapa
Tak rela kuturutkan hati
Menyesali apa yang terjadi
Andainya begitu suratan yang tertulis diazali
Biarlah walaupun kusepi
Sedih pedih dikhianati
Aku kan tetap terus mengorak langkah perjalan ini
Lagu: Tatan
Lirik: Habsah Hassan
Nyanyian: Erra Fazira
Soalnya siapa
Sukar menjawabnya
Andainya memang pasti
Kau akhirnya nanti
Pencarianku ini
Kan bernoktah disini
Malangnya diantara harapan dan kemungkinan
Ada parut kenangan titik hitam
Dimasa silam
Memang sengaja kuhindari cinta
Enggan terkecewa berulang sejarah
Lantas aku atasi kelemahan diri
Mencipta dan menjejaki
Cecita nan tinggi
repeat from 2
Cinta hanyalah bayangan yang indah
Jauh dari alam nyata
Ku yakini ketentuan yang Esa
Padamu jua ku pasrah
Kau hanya wajah biasa di mataku
Pasti lenyap sederas tibamu
Tak perlu aku memikirkan mu selalu
Kau tiba pada waktu tak terduga
Dalam mimpi dan di dalam jaga
Sehingga aku bukan diriku yang dulu
Soalnya hati, sukar di mengerti
Apa terjadi di luar kawalan diri
Entah mengapa sejak bersua
Aku dilanda resah
Kau mewarnai mimpiku
Ku dalam igauan rindu
Kau yang biasa kini istimewa
Engkau membuat hidupku berubah
Yang ku cari-cari selama ini
Telah ku temui…
Soalnya hati, sukar di mengerti
Apa terjadi di luar kawalan diri
Entah mengapa sejak bersua
Aku dilanda resah
Kau mewarnai mimpiku
Ku dalam igauan
Apa terjadi di luar kawalan diri
Entah mengapa sejak bersua
Aku dilanda resah
Kau mewarnai hidup ku
Ku dalam igauan (ku dalam igauan)
Ku dalam igauan (ku dalam igauan)
Ingin ku sendiri
Meniti hari
Kala sunyi
Yang melanda sepi
Alam bisu
Bagaikan mengerti
Berakhirnya sebuah memori
Ingin ku melangkah
Membawa diri
Kerna cinta
Yang dikhianati
Luka rasa untuk menghadapi
Pengorbanan tidak dihargai
( korus )
KINI AKU… PASRAH
DENGAN SEGALANYA
KEPEDIHAN ITU
MASIH TERASA
APAKAH SALAHKU
APAKAH DOSAKU
TUHAN BERILAHKU PETUNJUKMU
REDHA DENGAN KEHENDAKMU
CUKUP KALI INI
KAU MENYAKITI
BERULANGKALI
TAK USAHLAH KEMBALI
DENGAN RELA HATI
MELEPAS KAU PERGI…
Ingin ku sendiri
Meniti hari
Kala sunyi
Yang melanda sepi
Alam bisu
Bagaikan mengerti
Berakhirnya sebuah memori