Lirik Keindahan di Aidilfitri – Artis FMC [Video]
Hari yang bahagia
Muslimin bergembira
Menyambut hari raya
Tapi jangan dilupa
Pada yang tak upaya
Hulurkan seadanya
Sama rasa
Agar dapat restunya
Tapi jangan dilupa
Pada yang tak upaya
Hulurkan seadanya
Sama rasa
Agar dapat restunya
Tahukah engkau apa yang kurasa
Ketika hatiku merindui
Tika diriku jatuh cinta
Tika diriku bersendiri
( 1 )
Sudikah engkau turut merasa
Gelora hatiku yang mendalam
Cinta suci yang mencengkam
Terasa sukar kutempuhi
Memang niatku mengharap
Belai cintamu untukku
Moga engkau sayang padaku
Apalagi andai bercinta
Sudah pasti ku bahagia
Kerana mu memang kusayangi
( 2 )
Ingin hatiku rasa disayangi
Ingin menyayangi insan sepertimu
( ulang dari 1 hingga akhir )
( ulang 2 )
Berlindung disebalik wajah selamba
Bagai tiada apa perasaan
Di antara kita berdua
Lucunya dalam saling berpura-pura
Semua orang tahu kau dan aku
Masing-masing punya rasa yang serupa
(Korus)
Main tarik tali
Malu mahu memulakan luahan hati kita
Main tarik tali
Masih menanti siapa mulakan dulu
Dilema di dalam permainan ini
Masa terasa panjang
hingga membuatku tak tahan
Tertekan
Lakonan ini semakin membebankan
Terasa ingin saja aku terus terang
Tentang perasaan ku padamu
(Ulang korus)
Tawa-tawaku
Memulanya dulu
Ruangan empat muka dinding keliling
Makin menghimpit kala
menanti panggilan darimu
Berdering
Mengharap engkau jua sedang begini
Dalam keluh kesah menantikan
Terucap yang ku cinta padamu
Desiran daun dihembus angin
Tin kosong dan tong golek ke kaki
Membelah sunyiku
Menonton bayang wajahmu di minda
Kala ku sendirian terpisah jauh
Beerti tanpamu
(Bridge)
Babak penantian
Satu ujian
Sekuat mana cinta
(Korus)
Ku tak mungkin
Kalis rindu
Kalis pilu
Bila kau tiada bersamaku
Pendam rindu
Pendam pilu
Hingga kau menjelma ah au…
Berdiri ditingkap merenung ke luar
Lihat kekasih ku yang basah berjalan dalam hujan
Beserta senyuman
Lama ku nantikan
(Ulang bridge & korus)
Sekian detikan waktu berlalu
Di alam berkasih
Menjadi rakaman yang berharga
Tak terharga yang berharga
Sehuruf demi sehuruf
Kalimah warkah ku luntur
Dibasahi gerimis yang turun
Sendiri diambang kasih
Menghadap gelora rindu
Tangisan ku terus mencurah
Benarlah tak terona bahasa rintihan
Korus:
Cinta umpama bayang
Datang dan menghilang
Menurut keadaan dan musim
Selalu saja berpihak
Pada yang dipuja
Tak menguntungkan mereka yang setia
Sehelai demi sehelai
Lembaran haru ku gugur
Dimamah gerhana yang singgah
Terpaksa pujuk hati
Menahan bisikan dusta
Gelita katakan cahaya
Benarlah tak terona bahasa rintihan
Menurut cepat lambatnya malam
Selalu sahaja berpihak
Pada yang dipuja
Tak pernah menguntungkan mereka setia…
Oh..oh
Tak dapat diucap dengan kata-kata perasaan ini
Tika kau lafazkan kata-kata cinta
Kumenguriskan senyuman jeling berdebar jiwa
Pada mulanya… ku pun malu-malu
Membuka kata kerana diriku tak pernah berkasih
Selama ini tak pernah mengenal kurnia cinta
Aku jua rasa curiga ahr oh..
Ragu-ragu tak jadi apa.. oOh oh…
Lama-lama memendam rasa….
oOh oh wo…
Degup jantungku ini
Lihat pada hati
Degup jantung menggetar
Hati mu…
Kita sama dilamun… cinta
Tak dapat diucap dengan kata-kata perasaan ini
Tika kulafazkan kata-kata cinta
Ku malu-malu, engkau sengaja menduga hatiku
Pada jiwa kita satukanlah hati ceria rasa
Berjanjilah kita patrikanlah cinta
Satu ikatan.. ikatan cinta… cinta remaja…